Bogor, 4 September 2019. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) bersama International Tropical Timber Organization (ITTO) berkolaborasi melalui kegiatan kerjasama hibah luar negeri ITTO PD 777/15 Rev. 3 (F) “Accelerating the Restoration of Cibodas Biosphere Reserve (CBR) Functions through Proper Management of Landscapes Involving Local Stakeholders”. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah kolaborasi dalam rangka memperkuat model mata pencaharian yang ada pada masyarakat lokal di sekitar wilayah pengelolaan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Balai Besar TNGGP bersama ITTO menunjuk tim dari Pusat Pengembangan Sumberdaya Alam/ Natural Resource Development Centre (NRDC) sebagai konsultan pelaksana kegiatan. Sebagai salah satu tahapan persiapan, tim konsultan mengadakan identifikasi lokasi kegiatan di 3 wilayah pengelolaan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (Cianjur, Sukabumi, dan Bogor). Masing-masing Bidang PTN Wilayah diusulkan 2 desa (2 Kelompok Tani Hutan/ KTH).

Pertemuan pertama tim NRDC didampingi oleh tim Unit Pengelola Proyek melakukan pendekatan dan penggalian informasi calon lokasi kegiatan di Bidang PTN Wilayah III Bogor, yang kemudian diputuskan usulan 2 lokasi yaitu Desa Cileungsi (KTH LBC Lestari) dan Desa Pasir Buncir (KTH Wangun Jaya). Penunjukan kedua desa ini atas pertimbangan beberapa hal terkait dengan alternatif sumber mata pencaharian masyarakat selain pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) secara langsung, potensi dalam pengembangan ekowisata, pemanfaatan sampah, dan ekopertanian mencakup buah-buahan, sayuran, pupuk atau ternak yang mengacu pada dokumen proyek ITTO PD 777/15 Rev. 3 (F).

Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, yang diwakili oleh Kepala Bidang PTN Wilayah III Bogor, menyambut baik rencana kerjasama yang akan dilakukan, mengingat program ini dapat diselaraskan dengan kegiatan yang dilakukan di wilayahnya. Selain itu juga untuk mengurangi tekanan dan ketergantungan masyarakat terhadap kawasan Cagar Biosfer Cibodas sebagai sumber penghasilan. Pada intinya Balai Besar TNGGP siap untuk bekerjasama, karena proyek kerjasama ini milik bersama dan diharapkan dapat mencarikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.

Rencana tahap kegiatan selanjutnya, demonstrasi dan pelatihan berkolaborasi dengan masyarakat lokal dan perusahaan/ swasta. Kegiatan ini berlangsung sampai dengan pertengahan tahun 2021, dengan tahapan awal selama 4 bulan melakukan identifikasi terhadap calon lokasi kegiatan. Menurut Kepala Balai Besar TNGGP bahwa proyek kerjasama hibah ITTO PD 777/15 Rev.3 (F) merupakan komitmen Balai Besar TNGGP terhadap pengelolaan Cagar Biosfer Cibodas dimana TNGGP sebagai area inti Cagar Biosfer Cibodas.

Teks: Ade Bagja Hidayat
Sumber: Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini