ITTO (International Tropical Timber Organization), tengah melakukan kegiatan kerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam kegiatan bertajuk ITTO PD 777/15 Rev. 3 (F). Hal ini dilakukan, untuk berkontribusi dalam memulihkan fungsi konservasi dan pengembangan pengelolaan Cagar Biosfer Cibodas.

“Accelerating the Restoration of Cibodas Biosphere Reserve (CBR) Functions through Proper Management of Landscapes Involving Local Stakeholders”.

Sebagai pelaksana kegiatan dalam hal ini adalah Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango bersama dengan Unit Pengelola Proyek, yang mempunyai misi meningkatkan konservasi dan pengelolaan berkelanjutan keanekaragaman hayati dan ekosistem di Cagar Biosfer Cibodas (CBC).

Bentuk kerjasama ini akan bergerak pada persoalan keanekaragaman hayati di kawasan inti Cagar Biosfer Cibodas, demonstrasi dan promosi akan praktek-praktek terbaik pengelolaan lahan pada kawasan inti Cagar Biosfer Cibodas, zona transisi penyangga, dengan melibatkan para pihak termasuk masyarakat lokal.

“We are very much interested on promoting local community in core area and transition zone on how their involvement in the management of Cibodas Biosphere Reserve. We look forward for partnership with dedicated people to promot this national park “ujar Dr Hwan Ok Ma Manajer Proyek ITTO saat ditemui di salah satu hotel di Bogor.

Kegiatan kerjasama hibah luar negeri ini telah dimulai sejak bulan September 2018 lalu dan akan dilaksanakan selama 3 (tiga) tahun ke depan. Pelaksanaan kegiatan ini akan mencakup di tiga wilayah yaitu Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur.

“Yesterday I visited Gunung Gede Pangrango National Park, Resort of Situ Gunung, it was very interesting place with many different ecosystem services. I observed the suspension bridge and also the waterfall. This is incredible landscape to provide the ecosystem service to the people of Jakarta, Bogor and Bandung. I believe many people will recognized this and enjoy the beauty of the rainforest activity”papar Dr Hwan Ok Ma.

Pada beberapa tahun yang lalu, terdapat kegiatan kerjasama ITTO juga, dan telah melakukan langkah pemberdayaan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, dengan memberikan sejumlah pelatihan usaha dan bantuan pendampingan kepada masyarakat. Dan pada kegiatan kerjasama ITTO yang baru berjalan ini, akan dilanjutkan beberapa kegiatan terkait pengelolaan Cagar Biosfer Cibodas yang juga melibatkan masyarakat lokal dengan target sejumlah 15 desa di tiga kabupaten yaitu Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur. Diharapkan melalui kegiatan kerjasama ini akan membantu pola pikir masyarakat sekitar untuk dapat menjaga kelestarian hutan dan dapat meningkatkan mata pencahariannya.

“Keberlangsungan masyarakat yang tinggal di zona penyangga dan zona transisi kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango merupakan tanggung jawab dan kewajiban Pemerintah Daerah untuk memikirkannya. Melalui kegiatan kerjasama ITTO ini, diharapkan ada sinergi di lapangan antara pihak Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango bersama Unit Pengelola Proyek dan Pemerintah Daerah. Kita mencoba untuk dapat menyentuh kehidupan masyarakat di kedua zona tersebut” kata Harianto Arifin sebagai Koordinator Proyek.

Harianto menambahkan kegiatan masyarakat yang sebelumnya merambah atau melakukan aktivitas pertanian di area Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, saat ini mau merubah kebiasaan tersebut setelah mengikuti program pelatihan yang digagas dalam kerjasama ITTO bersama pengelola Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

“Diharapkan dengan adanya penyuluhan, pemberian pelatihan, kehidupan masyarakat akan lebih baik dan mereka mau keluar untuk berusaha sesuai dengan apa yang diinginkannya” ujar Harianto.

Berdasarkan data ISMP (Integrated Strategic Management Plan) tahun 2012 Cagar Biosfer merupakan konsep pengelolaan kawasan untuk tujuan mengharmonisasikan kepentingan konservasi dengan pembangunan ekonomi berlandaskan hasil riset pemanfaatan sumber daya alam. Sementara Cagar Biosfer Cibodas memiliki luas kawasan sekitar 147.779 hektar terdiri dari area inti (core area) 21.975 hektar berupa kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, 12.700 hektar dimana kawasan tersebut diantaranya diperuntukan untuk perkebunan teh, dan 80.104 hektar yang didominasi oleh kawasan perladangan dan pemukiman penduduk.

Sumber Berita : https://beritautama.net/breaking-news/pulihkan-fungsi-konservasi-cagar-biosfer-itto-gandeng-tngp/

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini